Langsung ke konten utama

Evolusi Sistem Operasi


Simple Processing (akhir 1940 - pertengahan 1950)
Ciri-ciri:
  • Tidak ada Sistem Operasi
  • Komputer berjalan dengan sebuah konsole yang terdiri dari lampu, toggle switch, alat input, dan printer
  • Error diindikasikan dengan lampu
Masalah:
  •  Penjadwalan: Kebanyakan instalasi masih menggunakan hardcopy sign-up sheet untuk memesan waktu komputer. Biasanya, user dapat menggunakan komputer selama 30 menit per satu hardcopy.
  • Setup Time: Sebuah program, dinamakan job, perlu memakan berbagai tahap. Tahap-tahap tersebut diharuskan untuk memasang atau mencopot tape. Jika terjadi error, proses harus diulangi dari awal.
 Simple Batch System 
Ada sebuah software yang mengatasi masalah penjadwalan dan setup time. Software tersebut dinamakan Monitor
Skema kerja Monitor:
a. Operator memasukkan daftar job
b. Mengatur antrian job dan secara otomatis menjalankanya
c. Program mengembalikan kontrol ke monitor jika selesai

Masalah:
  • Memory Protection
  • Timer
  • Privileged Instruction
  • Interupts
Terdapat mode operasi:
  • User Mode: Area memori yang dilindungi tidak dapat digunakan oleh user, jadi beberapa instruksi tidak dapat dieksekusi
  • Kernel Mode: Suatu instruksi khusus dapat diakses. Area memori yang terlindungi dapat diakses.

Multiprogrammed Batch System
Masalah yang dihadapi sebelumnya:
  • Utilitas (jumlah penggunaan) prosesor yang rendah

 Untuk mengatasi permasalahan tersebut, digunakan suatu sistem yang dinamakan Multiprogramming. Berikut perbandingan antara Uniprogramming (sistem sebelumnya) dan Multiprogramming.

Berikut tabel efek dari sistem Multiprogramming



Berikut merupakan contoh berbagai job.


Berikut perbandingan dengan uniprogramming dengan multiprogramming


 Time-Sharing System
 Seperti Multiprogramming, pada sistem ini prosessor dapat menangani berbagai job dalam satu waktu. Tetapi sistem ini memberi batasan waktu untuk tiap job.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sukses Terbesar dalam Hidup Saya (LPDP > 1000 kata)

Menjadi tumpuan harapan besar bagi keluarga, bukanlah hal yang mudah. Seorang Rizqi Okta Ekoputris lahir di sebuah keluarga menengah kebawah yang dikepalai oleh seorang guru dari suatu SMP negeri di suatu kota sub-urban, Jember. Dialah yang menjadi tumpuan dan harapan pertama bagi keluarga yang memiliki tingkat kecerdasan diatas rata-rata ini. Memang keluarga ini memiliki kecerdasan diatas rata-rata dan bisa jadi beliau-beliau lah yang terlebih dahulu membawa nama baik keluarga dan berkontribusi besar bagi negara. Namun sayang, ayah saya yang bercita-cita ingin menjadi insinyur tidak diijinkan berkuliah di luar kota sehingga hanya bisa berkuliah FKIP di Universitas Jember karena terkendala biaya. Sedangkan ibu saya, yang selalu menjadi juara kelas, hanya lulus sampai jenjang SMA karena terkendala biaya dan minimnya informasi mengenai beasiswa. Dengan permasalahan tersebut, kesuksesan ini seolah-olah wajib diraih oleh saya selaku anak pertama dan memiliki prestasi yang cukup mumpu...

Tanggal Yang Hilang Di Tahun 1752

Ada kejadian aneh yang terjadi pada tahun 1752 bulan september, dimana dunia pernah kehilangan 11 hari. pada bulan september tidak ada tanggal 3 – 13. jadi dari tanggal 2 langsung lompat ke tanggal 14. bagi yang pengen lihat, coba aja atur kalender komputer kalian. cuman sayang, buat pengguna windows, tidak bisa melihat kalender tersebut, bagi yang pakek linux, ato yang selain windows, coba deh, set tanggal komputer kalian bulan september tahun 1752. Oleh Bob Brooke Pada tanggal 2 September 1752, yang terjadi aneh terjadi yang masih tetap genealogists pada kaki mereka. Pada hari itu, Kepulauan Inggris dan semua koloni Inggris, termasuk Amerika, hilang 11 hari – September 3 sampai 13. Orang-orang pergi tidur dan ketika mereka terbangun keesokan harinya, tanggal telah berubah menjadi 14 September. Ada kerusuhan di daerah pedesaan karena orang-orang berpikir pemerintah mencoba menipu mereka dari 11 hari dari kehidupan mereka. Meskipun hari ini menghilang di tanah Inggris tahun 1752, nomo...